24 February 2014

Kunci Sukses Berbisnis Menurut Nabi Muhammad SAW


Di dalam berbisnis tentunya ada yang sukses atau bahkan ada yang tidak sukses, ada juga yang biasa-biasa saja. Namun Kesuksesan kita dituntut untuk selalu bisa bersyukur dengan apa yang telah diberikan.
Kunci bisnis menurut Nabi Muhammad SAW yang mungkin bisa anda terapkan diperusahaan anda, atau perusahaan yang baru anda dirikan.


Mau tau kunci sukses bisnis yang sudah di jalani oleh Rasul Allah Muhammad SAW yang selama masa hidupnya pernah mengalami masa kejayaan dan beliau adalah seorang pebisnis sukses. Beliau menjalani hidup sebagai pebisnis sukses selama 28 Tahun, mulai dari usia 12 tahun hingga 40 tahun. Dan selebihnya adalah masa keRasulan sebagai suri tauladan kita semua sebagai umat Muslim.

Apa saja nilai warisan yang bisa kita tiru dari Rasul yang bisa kita ikuti sebagai pengikutnya, khususnya untuk seorang hambanya yang menjadi pengusaha sebagai orang yang mencari nafkah semasa mudanya. Rasulullah sudah berkenalan dengan Bisnis dari Usia Dini, Dimulai dari menggembala Kambing.

Lalu bisnisnya mencapai level yang lebih tinggi, pada waktu itu beliau masih berusia 12 Tahun dan Beliau di ajak oleh pamannya Abu Thalib untuk berdagang di Negeri Syam. Disitulah awalannya Nabi Muhammad SAW mengenal bisnis secara serius, dan menjadi enterprenur sejati. Hingga beliau mendapat reputasi yang sangat baik bagi penduduk Negeri tersebut.

Reputasi-reputasinya adalah sebagai orang yang terpercaya (Al-Amin) di dalam perdagangannya maupun di kehidupan sehariannya. Pada usia 17 Tahun Nabi Muhammad SAW sudah di beri mandat penuh oleh pamannya untuk berdagang dari dagangannya. Hingga usia 20 tahun beliau sudah hampir menguasai Pusat Bisnis Global di Jamannya. Dan sekarang (Irak, Yordania, Bahrain, Suriah, dan Yaman).

Inilah rahasia-rahasia bisnis Nabi Muhammad SAW yang hebat itu. Hingga sekarang masih di gunakan dengan prinsip-prinsip bisnis modern di dunia saat ini. Dan juga mengajarkan kita sebagai Umat Muslim untuk menjadi seorang Enterprenur sejati dan berakhlak sebagai makhluk Allah SWT. Dan menjauhkan bisnis kita hanya dari keuntungan semata (KAPITALISME).

Ini Adalah Rahasia-rahasia berbisnis Ala Nabi Muhammad SAW :


Cara berpikir dan beretika di dalam Bisnisnya :
Jujur di dalam bisnisnya, Kejuran adalah syarat fundamental dalam berbisnis yang di lakukkan oleh Rasulullah Muhammad SAW. Beliau pernah melarang para pedagang untuk meletakkan barang busuk/jelek di dalam dagangannya. dan beliau selalu memberikan barang sesuai dengan seadannya dan terbaik bagi  
Konsumennya.
Berprinsip pada nilai Illahi, bisnis yang di lakukkan tidak terlepas dari pengawasan Tuhan. Dan menyadarkan manusia sebagai makluk Illahiyah (berTuhan). 
Prinsip kebebasan individu yang bertanggung jawab, bukan bisnis hasil dari "paksaan atau riba". Yang menjerat kebebasan individu. 
Bertanggung Jawab, bertanggung jawab moral kepada Tuhan atas perilaku bisnisnya maupun orang lain/partner bisnisnya maupun konsumennya. 
Keadilan dan Keseimbangan, Keadilan dan keseimbangan sosial, bukan hanya keuntungan semata tetapi Kemitraan/bantu membantu di dalam bisnisnya (Win-Win-Solution). 
Tidak hanya mengejar keuntungan, dan berorientasi untuk menolong orang lain, Atau WIN Win Solution. 
Berniat baik di Bisnisnya, berniat baik adalah Aset Paling berharga oleh pelaku Bisnis selain untuk menjadi terbaik tapi bermanfaat bagi orang lain. 
Berani mewujudkan Mimpi, RasullAllah dari seorang penggembala Kambing, berniat untuk mengubah hidupnya menjadi lebih baik lagi, menjadi pedagang, lalu Manager hingga beliau mewujudkan cita-citanya menjadi Owner (Pemilik perusahaan) dengan menikahi Siti Khadijah. Beliau adalah Enterprenur Cerdas. 
Menjaga nama baik, Rasul Allah selalu menggunakan cara ini sebagai modal utama, Track Record sebagai orang Terpercaya (Al Amin), Justru paling di cari dan siapapun ingin bekerja sama dengannya. Sifat inilah yang sangat langka di Jaman sekarang ini.

Bagi Anda yang ingin sukses berbisnis tirulah Cara Berbisnis Nabi Muhammad SAW. Semoga bermanfaat dan sukses dalam berbisnis. 

No comments:

Post a Comment